Ada Kepentingan Politik di Balik Kasus GKI Taman Yasmin

KBR68H, Jakarta - Wakil Ketua LSM Setara Institute Bonar Tigor Naipospos menduga ada kepentingan politik di balik pengabaian hukum yang dilakukan oleh Walikota Bogor dengan mencabut IMB GKI Yasmin di Bogor.

Tindakan yang dilakukan oleh Diani Budiarto, menurut Bonar, hanya bertujuan untuk mencari simpati terhadap kelompok-kelompok tertentu untuk mendukungnya. Perbuatan semacam itu dipandang lazim dilakukan oleh pejabat pemerintahan yang mencari dukungan dari kelompok yang memiliki nama besar dan pendukung yang banyak.

"Diani Budiarto berfikir bahwa kelompok-kelompok garis keras menjadi konstituennya yang diperlukan untuk memuluskan langkahnya untuk maju pada pemilihan walikota berikutnya atau untuk proses yang lebih tinggi lagi. Ini yang selalu membuat penegakan hukum di Indonesia menjadi rumit"

Wakil Ketua LSM Setara Institut Bonar Tigor Naipospos menambahkan, untuk menyelesaikan kasus semacam ini diperlukan ketegasan dari aparat penegak hukum untuk menindak oknum-oknum yang dianggap melanggar konstitusi.

Sebelumnya, sejumlah LSM Pegiat HAM serta Lembaga Bantuan Hukum berencana mempidanakan Walikota Bogor Diani Budiarto. Diani Budiarto dianggap telah melakukan pembangkangan hukum terkait pencabutan IMB GKI di Taman Yasmin melalui SK Walikota Bogor pada Maret 2011 lalu.

Sumber: kbr68h.com

Tue, 14 Jun 2011 @13:32


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved
powered by sitekno