Jemaat GKI Yasmin Siap Pertahankan Gereja

image

 

KBR68H, Jakarta – Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat, bertekad akan mempertahankan gereja mereka.

Penegasan ini menanggapi pembentukan tim negosiasi oleh  Pemkot Bogor yang berencana  memindahkan lokasi GKI Yasmin. Juru bicara GKI Taman Yasmin, Bona Sigalingging, menegaskan, Pemkot Bogor harus melaksanakan keputusan Mahkamah Agung yaitu membuka segel gereja. Dia menambahkan pihaknya belum pernah bertemu dengan tim negosiasi dari Pemerintah Kota Bogor.

"Posisi kami tidak berubah. Kalau pun kami diundang untuk bicara dengan mereka, posisi kami tetap sama seperti semula yaitu sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung. Kalau mereka merasa perlu membentuk tim negosiasi, ya silakan saja. Posisi kami tidak berubah. Ini soal penegakan hukum.

Juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging menambahkan, pertemuan dengan tim negosiasi Pemkot Bogor dijadwalkan Selasa besok. Namun dia  belum mendapatkan undangan resmi terkait pertemuan tersebut. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor membentuk tim negosiasi untuk memindahkan jemaat GKI dari perumahan Taman Yasmin. Selama ini jemaat GKI Yasmin harus beribadah di trotoar jalan karena pemerintah setempat menyegel gereja tsb. Padahal, Mahkamah Agung telah memerintahkan Pemerintah Kota Bogor untuk membuka segel tersebut.

 

 

PemKot Bogor Bentuk Tim Relokasi Gereja Yasmin

 

KBR68H, Bogor – Pemerintah Kota Bogor , Jawa Barat membentuk tim negosiasi untuk memindahkan tempat ibadah jemaat Gereja Kristen Indonesia dari Perumahan Taman Yasmin.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bogor, Bambang Gunawan, mengatakan tim saat ini tengah mencari lokasi ibadah yang baru bagi jemaat . Bambang mengklaim, tim tersebut sudah bertemu dengan pihak GKI Yasmin pada awal pembentukan.

"Ya kita sudah ditunjuk. Kenapa ada masalah? (Apa tujuan tim ini?) Ya kita cari lokasi lain. Kan dari masyarakat tidak setuju. Maaf pak ini masalah agama. Jangan dilihat dari politis pemerintah kota. Lihat dari sisi masyarakat yang lebih luas lagi."

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Bambang Gunawan, menambahkan tim belum menjadwalkan pertemuan berikutnya dengan pihak GKI Yasmin. Pemerintah Kota Bogor dituding melawan keputusan Mahkamah Agung karena masih menyegel gereja milik jemaat GKI Yasmin. Padahal Mahkamah Agung telah memerintahkan untuk membuka segel tersebut. Kisruh GKI Yasmin ini juga telah menarik perhatian dunia internasional. Senat Amerika dan Komisi Hak Azasi Manusia  PBB  memberi perhatian pada  kasus ini yang dinilai sebagai pelanggaran HAM dan kebebasan beragama.

 

Sumber: http://www.kbr68h.com

 

 

Sun, 19 Jun 2011 @15:36


1 Komentar
image

Sat, 25 Jun 2011 @10:05

zakaria

seharusnya pemerintah melindungi setiap umat beragama dalam menjalankan ibadahnya...


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved
powered by sitekno