GKI Yasmin Klarifikasi Soal Pemukulan Kepala Satpol PP

image

LAGI, WALIKOTA BOGOR DIANI BUDIARTO MEMBUBARKAN IBADAH GEREJA KRISTEN INDONESIA (GKI) BAKAL POS (BAPOS) TAMAN YASMIN

Setelah minggu lalu (2 Oktober 2011) Walikota Bogor Diani Budiarto mencoba membubarkan Ibadah Perjamuan Kudus GKI Bapos Taman Yasmin Bogor, hari ini, 9 Oktober 2011, Diani Budiarto kembali mencoba membubarkan peribadatan GKI Bapos Taman Yasmin.

Hari ini, saat jemaat hendak memulai peribadatan yang lagi-lagi terpaksa dilakukan di jalanan karena bangunan gereja kami yang sah masih saja digembok secara illegal oleh Pemkot Bogor, Satpol PP membubarkan paksa jemaat. Saudara Bambang Budianto (Kasatpol PP) dari Pemerintah Kota Bogor mendorong-dorong jemaat GKI untuk membubarkan peribadatan secara paksa. Saat jemaat sedang berdoa, Saudara Bambang Budianto mendorong-dorong barisan Satpol PP yang mengakibatkan barisan Satpol PP mendorong-dorong jemaat yang sedang berdoa. Saat terjadi kericuhan karena dorongan Saudara Bambang Budianto tersebut, jemaat tetap tenang dan melanjutkan peribadatan. Namun, di tengah upayanya sendiri untuk membubarkan peribadatan, Saudara Bambang Budianto terjatuh karena ulahnya sendiri. Sayangnya, ada upaya sistematis untuk memburukkan gereja sehingga difitnahkan bahwa jemaat gereja memukuli Saudara Bambang Budianto. Padahal, jemaat tetap melanjutkan peribadatan dengan doa dan nyanyian. Padahal, Ibu Maria Tari dan Ibu Widyaningsih Paulus, dua warga jemaat GKI Bapos Yasminlah yang segera menolong Saudara Bambang Budianto.

Atas tindakan Saudara Bambang Budianto gereja sudah melaporkan ke polisi sesuai dengan laporan polisi pertanggal 9 Oktober 2011 bernomor STBL/967/X/2011/SPK. Saudara Bambang Budianto dilaporkan melanggar Pasal 175 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penghalangan peribadatan dengan kekerasan.

Rentetan peristiwa ini menggambarkan kegentingan yang terjadi di lapangan akibat pembangkangan hukum yang dilakukan Walikota Bogor Diani Budiarto, yang melawan putusan Mahkamah Agung dan Ombudsman Republik Indonesia yang menguatkan keabsahan IMB GKI di Taman Yasmin.

Apa yang terjadi di Bogor sangat mungkin menyebar di kawasan lain di Indonesia, mencontoh bagaimana Diani Budiarto dibiarkan tidak patuh pada keputusan lembaga Negara. Reaksi cepat dan tegas dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mendisiplinkan Diani Budiarto sangat penting untuk menghindari disintegrasi bangsa.

Bersama dengan rekan-rekan lintas iman, kami sekali lagi menyatakan bahwa sampai kapanpun kami akan terus berdoa dan memperjuangkan hak konstitusional untuk beribadah tanpa kekerasan. Bersama-sama kita akan berjuang agar Indonesia tetap menjadi rumah bersama bagi semua.

Semoga Tuhan memberkati Indonesia.

Bogor, 9 Oktober 2011
Hormat kami,
Majelis Gereja Kristen Indonesia
Jl Pengadilan 35 Bogor

Sun, 9 Oct 2011 @19:37


3 Komentar
image

Sun, 9 Oct 2011 @22:14

bhineka

tetaplah semangat dalam doa........jangan kendur, tebarkanlah kasih selalu !!!!

image

Sun, 9 Oct 2011 @22:46

Janfrido M. Siahaan

Berbahagialah kamu yang dianiaya karena Dia (Yesus) dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat, bersuka citalah dan bergembiralah karena upahmu besar di sorga (Mat. 5 : 11-12). Jika kita meyakini Firman Tuhan ini, ya dan amin, kita akan menjadi kuat.

image

Tue, 11 Oct 2011 @12:19

prihatin

TINGGAL MENUNGGU WAKTU
BANGSA INI AKAN TERPECAH-PECAH .......
UDAH KELIATAN ......


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved
powered by sitekno