Panduan Hari AIDS Se-Dunia 2011 Bagi Gereja-Gereja Anggota PGI

image

Asia adalah wilayah di mana terjadi peningkatan yang terus meningkat dalam temuan kasus HIV dan AIDS, termasuk Indonesia. Penularan melalui hubungan seks dan pemakaian jarum suntik narkoba merupakan jalur utama sebagai "bahan bakar" yang menyulut peningkatan kasus tersebut. Kenyataan bahwa orang-orang yang berisiko berbaur di dalam masyarakat, sehingga pelanggan pekerja seks akan menularkan HIV kepada pasangan dan istrinya/suaminya, juga akan menularkan kepada bayi yang dilahirkan.

Persoalan pemicu lainnya adalah fasilitas untuk melakukan test masih terbatas dan akses terhadap informasi (pengetahuan dan kewaspadaan), pelayanan, dukungan dan pengobatan masih belum cukup maksimal dilakukan. Prevalensi penyakit di Indonesia masih dalam kategori ‘rendah’, tetapi di beberapa daerah seperti Papua cukup mengkhawatirkan. Sampai Juni 2011, kasus HIV/AIDS yang dilaporkan di Indonesia sudah mencapai 25 ribuan, walaupun estimasi jumlah kasus sudah mencapai 300 ribuan.

UNAIDS telah menetapkan tujuan global yang harus dicapai pada tahun 2015 adalah:

  • Mengeliminasi penularan baru pada anak-anak
  • Menurunkan sampai separuh pada angka penularan melalui Seksual
  • Mengurangi kematian karena TB sampai separuh
  • Menurunkan separuh angka kematian ibu terkait AIDS
  • Memberikan pengobatan kepada 14 juta ODHA

Oleh karena itu, pada tahun-tahun mendatang diharapkan seluruh dunia untuk mencapai ‘ZERO’ tujuan dalam menanggulangi AIDS dengan tekad: “Zero New Infections, Zero AIDS related deaths, and  Zero Stigma & Discrimination”.

Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia Komite AIDS PGI menyerukan agar semua anggota PGI berusaha melaksanakan kegiatan terkait upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS di lingkungan masing-masing dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan tekad dan semangat mencapai “Zero New Infections, Zero AIDS related deaths, and  Zero Stigma & Discrimination”. Dengan melakukan berbagai kegiatan tersebut, maka sebagai Gereja yang hadir di tengah masyarakatnya, kita menunjukkan keterlibatan dalam upaya menyelamatkan ancaman HIV/AIDS terhadap keberlangsungan generasi muda bangsa Indonesia ke depan. Gereja dipanggil untuk menyatakan KASIH Allah kepada semua orang, memberikan pengetahuan dalam upaya pencegahan, memberikan obat-obatan yang harus didukung dengan pendampingan dan perawatan sehingga kian nyata posisi Gereja sebagai ‘healing community’ bagi ODHA, OHIDHA dan semua orang.

Tujuan

Meningkatkan pemahaman dan kepedulian Gereja terhadap permasalahan HIV dan AIDS, agar masyarakat mampu melindungi diri dari infeksi HIV, serta dapat memberikan dukungan kepada orang yang terifeksi dan terdampak HIV & AIDS.

Tema

“Getting to ZERO: Zero New Infections, Zero AIDS related deaths, and  Zero Stigma & Discrimination”.

Pelaksanaan:

  1. Masing-masing Gereja Anggota PGI dapat melakukan kegiatannya sesuai kemampuannya dengan berpedoman pada Panduan ini.
  2. Komite AIDS PGI akan memusatkan kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia di GPIB Anugerah Jakarta.

Bentuk dan Rangkaian Kegiatan

Beberapa bentuk kegiatan yang diusulkan di bawah ini dapat dipilih dan dilaksanakan sesuai kemampuan dan mengembangkan kerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPAD) Propinsi dan Kabupaten/Kota, dengan kelompok masyarakat atau lembaga, perusahaan dan LSM Peduli AIDS setempat:

a.  Advokasi dan Sosialisasi

Bentuk Kegiatan yang dapat dilakukan adalah:

  • Dialog dengan Pimpinan Gereja & Pemuka Agama dan Pemerintah
  • Seminar/Penyuluhan di Gereja atau di kelompok masyarakat bekerjasama dengan kelompok kategorial Gereja (Remaja/Pemuda, Kaum Ibu, Kaum Bapak) dan LSM
  • Talk Show di Radio dan Televisi
  • Publikasi melalui media cetak  (koran, majalah, tabloid, flyer), Radio dan Televisi
  • Kampanye Info HIV di jalan raya: Gerak jalan bersama, membagi-bagikan brosur, sticker, pin, dll.

Berbagai isu yang bisa diangkat antara lain:

  • Informasi terkini pengobatan HIV dan AIDS
  • Peran tokoh agama/ masyarakat dalam mengurangi stigma dan diskriminasi
  • Tantangan dan solusi akses universal untuk semua
  • Peran serta remaja untuk melindungi diri dari infeksi HIV dan mendukung ODHA
  • Isu-isu lain yang relevan dengan kondisi daerah masing-masing

b.  Sosialisasi HIV dan AIDS melalui kegiatan Gerejawi

  • Ibadah Minggu menggunakan Liturgi khusus terkait HIV & AIDS
  • Penelaahan Alkitab menggunakan bahan terkait HIV & AIDS di kelompok kategorial gereja.

c.  Lomba-Lomba, Pentas Seni, Pameran

  • Lomba Pidato, Karya Tulis, Mewarna & Menggambar sesuai Tema/Subtema/Slogan
  • Pentas Seni: Tari, Drama. Menyanyi/Band
  • Pameran/Bazaar Hasil Kegiatan dan karya tangan ODHA atau Kelompok Peduli AIDS

Usulan Rangkaian kegiatan di atas dapat dimodifikasi dan disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan dan kreativitas di Gereja masing-masing.

 

Komite AIDS PGI

 

Dr. Alphinus Kambodji                                                          Jeirry Sumampow, STh

                   Ketua                                                                Sekretaris

Wed, 30 Nov 2011 @11:18


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+4+0

Copyright © 2017 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved
powered by sitekno