Selamat Datang di Situs PGI
image

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI)

(6221) 3150451


Jl. Salemba Raya No. 10 Jakarta Pusat 10430 Indonesia

Telepon (Telephone):
* (+6221) 3150451
* (+6221) 3150455
* (+6221) 3908119
* (+6221) 3908120

Copyright © 2014 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved

RSS Feed

Bidang Koinonia

A. Membangun jejaring dan menguatkan kesadaran Gereja Anggota PGI dan mitra PGI dalam mewujudkan keesaan gereja

1. Bulan Oikoumene (BO) dan HUT PGI

Program Bulan Oikoumene secara rutin diselenggarakan oleh gereja-gereja anggota PGI yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. Tujuannya adalah menyemangati gereja-gereja dalam gerakan menuju Esa sebagai cita-cita terwujudnya GKYE di Indonesia. Program ini diselenggarakan secara simultan dengan materi dan bentuk program yang disiapkan oleh PGI. Dalam kebersamaan ini Gereja-gereja anggota PGI beribadah bersama pada setiap bulan Mei dengan menggunakan Tata Ibadah gereja-gereja anggota secara bergilir. Tahun 2010 dirayakan bersama dengan menggunakan Tata Ibadah Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS).

HUT PGI jatuh pada tanggal 25 Mei. Peringatan dan perayaan HUT PGI secara rutin diselenggarakan oleh gereja-gereja anggota PGI yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. Perayaan Ulang Tahun PGI tidak hanya merupakan perayaan kelembagaan, namun diharapkan dapat menjadi momentum menggerakkan semangat beroikoumene di kalangan gereja-gereja dan umat kristiani di Indonesia. Dengan perayaan HUT ke-60 PGI, diharapkan gerakan keesaan di Indonesia akan semakin dirasakan dan sekaligus menyemangati dan membawa pencerahan bagi Pimpinan PGI tingkat nasional maupun regional dalam gerakan menuju Esa sebagai cita-cita terwujudnya GKYE di Indonesia. Program ini diselenggarakan secara simultan. Adapun tujuan perayaan HUT ke-60 ini adalah:

  1. Menyaksikan peringatan 60 tahun PGI bagi gereja, bangsa dan negara.
  2. Melaksanakan kegiatan oikoumene gerejawi dalam rangka memenuhi tugas panggilan bersama sesuai PTPB PGI Tahun 2009-2014.
  3. Mewujudkan kebersamaan gereja-gereja di Indonesia (anggota PGI) dan lembaga keumatan lainnya.
  4. Membangun dan meningkatkan semangat beroikoumene diantara gereja anggota PGI dan non PGI.

Dalam rangkaian peringatan tersebut diadakan sejumlah kegiatan selama bulan Mei (bekerja sama dengan Panitia HUT ke-60 PGI). Berbagai kegiatan yang diselenggarakan antara lain: Seminar-seminar, Penelaahan Alkitab di jemaat-jemaat lokal yang bahannya dikirim dari Salemba 10, Konven Pendeta, Festival Salemba, Bakti Sosial dan pengobatan, Aksi Jalan Damai Bersama & Penanaman Bibit Pohon, roadshow ke lembaga-lembaga agama, Refleksi 60 Tahun PGI, dan puncaknya Ibadah & Perayaan Syukur dilaksanakan pada 29 Mei 2010 bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC).

2. Hari Pekabaran Injil Indonesia dan Hari Perjamuan Kudus se-Dunia (HPII & HPKD)

Hari Pekabaran Injil Indonesia dan Hari Perjamuan Kudus se-Dunia (HPII & HPKD) secara rutin diselenggarakan oleh gereja-gereja anggota PGI yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. Tujuannya adalah menyemangati gereja-gereja dalam gerakan menuju Esa sebagai cita-cita terwujudnya GKYE di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan secara simultan pada minggu pertama setiap Oktober dengan materi (Tata Ibadah) yang disiapkan oleh PGI. Dalam kebersamaan ini kita akan bersama-sama merayakan HPII & HPKD pada Minggu, 3 Oktober 2010 menggunakan Tata Ibadah yang dirumuskan oleh Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD) di Lima, Peru.

3. Konsultasi Teologi

Banyak persoalan teologi yang muncul bahkan banyak hal membingungkan gereja-gereja (dan jemaat-jemaat) kita sekarang. Misalnya pokok-pokok tentang Allah, Yesus Kristus, dan Gereja, walaupun sudah dirumuskan dalam Dokumen Keesaan Gereja (DKG) dan Pemahaman Bersama Iman Kristen (PBIK) namun rumusan-rumusan tersebut belum terlalu memadai. Dibutuhkan elaborasi yang terus-menerus, sejalan dengan berbagai perkembangan-perkembangan di dalam gereja dan masyarakat. Dibutuhkan pula upaya untuk  mengkaji bersama trend Gerakan Oikoumene di seluruh dunia untuk menjadi sumber inspirasi bagi berlangsungnya Gerakan Oikoumene di Indonesia. Lewat program ini diharapkan akan dihasilkan rumusan/kesimpulan bersama. Program ini diagendakan pada bulan November 2010 bekerjasama dengan lembaga-lembaga Kristen yang ada atau sekolah-sekolah teologi.

4. Buku Almanak Kristen Indonesia (BAKI) 2011

Sejak 1984, BAKI telah ada untuk menanam dan menumbuhkan, memupuk dan membesarkan serta memperluas dan meratakan kesadaran keesaan gereja. Upaya itu dijalankan dengan cara memperluas dan meratakan kesadaran keesaan gereja. Upaya itu dijalankan dengan cara memberikan bermacam-macam informasi antara lain: data gereja anggota PGI, dan merenungkan Firman Allah secara bersama-sama setiap hari. Dengan cara ini diharapkan akan tercipta tali persaudaraan dalam satu ikatan oikoumenis. BAKI ini masih menjadi kebutuhan di sejumlah gereja, khususnya untuk POUK di hampir seluruh wilayah Indonesia.

BAKI Tahun 2011 menggunakan bahan bacaan menurut Common Lectionary Tahun A.

5. Rakernas PGIW/SAG

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia di Wilayah adalah basis Gerakan Keesaan di tingkat wilayah. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PGIW/SAG adalah forum pimpinan PGIW/SAG yang sangat diperlukan dalam koordinasi tugas untuk gerakan keesaan di Indonesia. Rapat ini juga penting dalam memobilisasi kegiatan gereja-gereja anggota, agar semua keputusan Sidang Raya PGI serentak dapat terlaksana secara meluas di seluruh wilayah Indonesia. Rakernas ini diselenggarakan dalam rangka optimalisasi fungsi PGIW/SAG, membantu gereja-gereja anggota PGI mencari terobosan baru dalam mewujudkan cita-citanya menjadi Gereja Kristen Yang Esa (GKYE) di Indonesia, dan dalam menghadapi tantangan kehidupan masyarakat yang multikultural.

Tujuan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional ini adalah sebagai berikut:

  1. Mengimplementasikan keputusan-keputusan dan mandat gereja-gereja melalui Sidang Raya XV di Mamasa tahun 2009.
  2. Mengoptimalisasi peran PGIW/SAG sebagai koordinator wilayah untuk gereja-gereja di Indonesia dalam rangka mewujudkan cita-cita Keesaan Gerakan Oikoumene di Indonesia.
  3. Menyegarkan kembali peran PGIW/SAG sebagai basis keesaan di tingkat wilayah, melalui program-program pewilayahan.
Rakernas 2010 ini merupakan Rakernas yang keempat setelah dilakukan di Banjarmasin (PGIW Kalsel), Lampung (PGIW Lampung) dan Surabaya (PGIW Jatim). Tahun ini nyonya dan tuan rumah adalah PGIW Kalbar. Acara Rakernas dilaksanakan pada 08-11 Juni 2010, bertempat di Hotel ORCHARDZ, Jl. Gajah Mada No. 89, Pontianak Kalbar 78121, telepon (0561) 768999.

B. Mempersiapkan Calon-calon Pemimpin Gereja, Masyarakat, dan Bangsa yang Memahami Tugas dan Panggilannya

1. Penulisan dan Penerbitan Buku Pendidikan Agama Kristen (PAK) untuk Tingkat SD, SMP, dan SMA

Salah satu tugas penting yang dilakukan gereja dalam misinya adalah mendidik umat. Hal  itu antara lain dilakukan melalui jalur  Pendidikan Agama Kristen (PAK). Isi PAK adalah tanggung jawab gereja, yang selama ini dilakukan oleh Bidang Koinonia PGI dalam kerjasama dengan Tim Kelompok Kerja PAK PGI. Dalam rangka meningkatkan pelayanan di bidang PAK tersebut, tahun 2010 ditargetkan lahirnya buku PAK yang baru untuk siswa dan guru.

Penulisan buku PAK yang baru ini adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan sekolah-sekolah sehubungan dengan perkembangan Kurikulum PAK. Dengan demikian diharapkan penulisan buku ini akan menciptakan buku yang berkualitas, memenuhi kebutuhan lapangan dan mengikuti isu-isu terbaru, serta sesuai dengan tantangan perkembangan zaman yang ada.

2. Pendidikan Kader Oikoumene (Pelatihan Kepemimpinan)

Pendidikan Kader Oikoumene bertujuan untuk menyiapkan calon-calon pemimpin gereja yang berkualitas, baik dari segi karakter maupun spiritual. Pendidikan Kader Oikoumene bukanlah gagasan baru di lingkungan gereja-gereja, lembaga-lembaga gerejawi dan lembaga-lembaga keumatan kristiani. Perkembangan-perkembangan baru menuntut penataan yang lebih komprehensif dan strategis. Penyiapan kader oikoumene dilaksanakan dari waktu ke waktu karena fungsi garam dan terang dari Gereja dan Umat Kristen tidak akan pernah berubah sampai kesudahan zaman. Sesungguhnya kehadiran Gereja dan Umat Kristen seyogianya menjadi berkat bagi dunia sekitarnya. Karena itu penyiapan kader oikoumene dipahami sebagai bagian integral dari tugas panggilan Gereja dan Umat Kristen di semua tempat dan sepanjang waktu serta dilaksanakan secara sistemik: konseptual, terarah, terpadu, berkesinambungan dan mengacu pada prinsip-prinsip manajerial pengkaderan. Untuk itu dipandang perlu menyelenggarakan penyiapan kader oikumene di Indonesia. Dengan demikian diharapkan lewat Pendidikan Kader Oikoumene ini dapat dihasilkan kader-kader pemimpin yang berkualitas baik dari segi karakter maupun spiritual.