88. KERUKUNAN GEREJA MASEHI PROTESTAN INDONESIA (KGMPI)

SEJARAH SINGKAT
KGMPI merupakan hasil penyatuan dua lembaga gerejawi, yaitu: Gereja Masehi Protestan Indonesia (GMPI), berdiri pada 20 Juli 1965 di Manado; dan Rukun Agama Protestan Indonesia (RAPRI), berdiri pada 31 Oktober 1948 di Tamako. Karena keduanya memiliki dogma serta visi yang sama, serta didorong oleh semangat untuk bersatu, maka pada tahun 1972 pimpinan GMPI (Pdt.Paulus Maluegha) bersama dengan pimpinan RAPRI menjajagi untuk kemungkinan bersatu. Penyatuan itu akhirnya terealisasi pada 8 Desember 1972 melalui Sidang Khusus (Sidang Raya I) dengan nama Jemaat GMPI Yayasan RAPRI. Kemudian pada Sidang Raya II pada 25-29 Juni 1980 di GMPI Kalvari Talengan-Tabukan Tengah – Sangihe Talaud, nama GMPI Yayasan RAPRI diubah menjadi Kerukunan Gereja Masehi Protestan Indonesia (KGMPI).
MASUK PGI
 
STATISTIK
Jumlah gereja/jemaat       : 55 jemaat; 10 Pos PI
Jumlah anggota jemaat    : 7.484 jiwa
Jumlah pendeta                : 33 orang
Jumlah pelayan lainnya     : 467 orang (penatua, diaken)
WILAYAH PELAYANAN
Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Gorontalo

 

ALAMAT
Jalan Pogidon 10  No. 80
Manado   95238 - Sulawesi Utara
Telp. 0411- 854.553
KEPERSONALIAAN
Ketum: Pdt. Celmus M. Kantale, STh
Sekum: Pdt. Tonny T. Manoppo, BTh

 

Copyright © 2017 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved
powered by sitekno