38. GEREJA PUNGUAN KRISTEN BATAK (GPKB)

SEJARAH SINGKAT
Gereja Punguan Kristen Batak (PKB) merupakan pemisahan dari Bataksche Christelljke Gemeente (BCG). BCG sendiri didirikan pada tahun 1927 oleh sekelompok pemuda dan keluarga Batak Kristen yang kurang memahami bahasa Melayu tinggi dan tidak mengerti bahasa Belanda. Kebaktian pertama dimulai pada 10 Juli 1927 yang dihadiri 13 orang. Ketika di tubuh BCG terjadi ketidaksepakatan, dan Reinsche Zending (RZ) dari tanah Batak serta utusan pemerintah Hindia Belanda mencoba menengahi, sebagian warga jemaat tidak setuju karena dinilai telah turut mencampuri urusan rumah tangga BCG. Warga jemaat yang tidak setuju inilah yang kemudian mendirikan Punguan Kristen Batak yang didorong oleh keinginan untuk manjujung baringinna (mandiri). Demikianlah selajutnya PKB berkembang mulai dari Jakarta, Palembang, hingga kembali memasuki Tanah Batak (Tapanuli). Kepengurusan PKB Batavia (Jakarta) berfungsi mengkoordinasi seluruh jemaat PKB yang kemudian membentuk Sinode. Kantornya yang ada sekarang di Jl. H.O.S.Cokroaminoto No.96 sebelumnya adalah Restaurant Terry yang kemudian dibeli dan diubah menjadi gedung gereja. Seiring dengan perkembangan PKB di Jakarta, maka PKB Jakarta berganti nama menjadi PKB Menteng.
MASUK PGI
18 April 1971
STATISTIK
Jumlah gereja/jemaat       : 50 gereja
Jumlah anggota jemaat    : 25.000 jiwa
Jumlah pendeta                : 23 orang
Jumlah pelayan lainnya     : 400 orang
WILAYAH PELAYANAN
Jawa, Sumatera

 

ALAMAT
Jl. H.O.S.Cokroaminoto No.96
Menteng – Jakarta Pusat 10310
Telp./fax. 021-3190.3203
Email: majelispusat@yahoo.com
KEPERSONALIAAN
Ephorus: Pdt. Dr. M. Syarif Simanjuntak
Sekum : Pdt. P. P. Lumbantobing, MA
Benum : St. Ir. Arnest Sinaga, MM

 

Copyright © 2017 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved
powered by sitekno