29. GEREJA KRISTEN MURIA INDONESIA (GKMI)

SEJARAH SINGKAT
GKMI berdiri pada tanggal 6 Desember 1920, yang ditandai dengan terjadinya pembaptisan kudus bagi 25 orang petobat baru sebagai hasil penginjilan yang dilakukan oleh Tee Siem Tat. Baptisan pertama itu diselenggarakan di rumah Tee yang beralamat di Jl. K.H.Wahid Hasyim (dulu Panjunan) No.11 Kudus. Dari Kudus penginjilan terus bergerak ke beberapa kota terdekat seperti: Jepara, Bangsri, Welahan, Pati, Blora dan Pecangaan, sambil memberikan pelayanan diakonia. Sekarang ini, telah ada 41 gereja dewasa, 52 cabang dan 59 pos Pekabaran Injil. Dari Pulau Jawa, GKMI menyebar ke Lampung Selatan, Kalimantan Barat, Bali, Batam dan sedang menjejagi ke Singapura dan negara Asia lainnya. GKMI mendirikan Yayasan Pekabaran Injil dan Pelayanan Kasih (PIPKA), Yayasan Dorkas, Yayasan Pembinaan dan Pengembangan Swadaya (YPPS). Di samping itu terdapat juga gereja-gereja lokal yang mengelola sekolah, balai pengobatan, rumah sakit, makam dan LSM.
MASUK PGI
13 September 1960
STATISTIK
Jumlah gereja/jemaat       : 50 gereja dewasa
Jumlah anggota jemaat    : 16.208 jiwa
Jumlah pendeta                : 50 orang; dan 30 orang pendeta muda
Jumlah pelayan lainnya     : 38 orang (evangelis : 8 orang; tenaga orientasi 30 orang)
WILAYAH PELAYANAN
Jawa, Jabotabek, Bali, Sumatera, Kalimantan, Batam.

 

ALAMAT
Jl. Sompok Lama No.60 Semarang – Jawa Tengah
Telp. 024-831.2795; Fax. 024-844.2644
Email: sinodemi@indo.net.id
KEPERSONALIAAN
Ketum: Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, PhD
Sekum: Pdt. Timotius Adhi Dharma, MSi
Bendum: Agus Setianto, MM

 

Copyright © 2017 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved
powered by sitekno