Selamat Datang di Situs PGI
image

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI)

(6221) 3150451


Jl. Salemba Raya No. 10 Jakarta Pusat 10430 Indonesia

Telepon (Telephone):
* (+6221) 3150451
* (+6221) 3150455
* (+6221) 3908119
* (+6221) 3908120

Copyright © 2014 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia · All Rights Reserved

RSS Feed

Bagaimana Menjadi Anggota PGI?

Banyak gereja bertanya: "Bagaimana menjadi Anggota PGI?" Berikut kami sampaikan beberapa hal tentang Penerimaan Anggota dalam Tata Dasar dan Tata Rumah Tangga PGI yang terdapat dalam Buku Dokumen Keesaan Gereja PGI. Berikut kutipannya:

 

TATA DASAR

Pasal 8
Penerimaan Anggota

  1. Yang dapat diterima menjadi anggota PGI, ialah gereja-gereja yang berkedudukan di Indonesia.
  2. Syarat-syarat penerimaan adalah sebagai berikut:
    1. Mempunyai Tata Gereja sendiri, memberitakan Firman Allah dan melayani sakramen sesuai dengan kesaksian Alkitab.
    2. Mempunyai anggota dewasa yang sudah dibaptis/sidi sekurang-kurangnya 10.000 (sepuluh ribu) orang dengan rekomendasi 10 (sepuluh) gereja anggota PGI dan PGIW/SAG setempat.
    3. Menunjukkan kerjasama yang baik dengan gereja-gereja tetangganya, terutama gereja anggota PGI.
    4. Menyatakan persetujuannya secara tertulis terhadap dokumen-dokumen keesaan Gereja serta kesediaannya untuk melaksanakan semua hak dan kewajibannya sebagai gereja anggota dengan bersungguh-sungguh.
    5. Menyatakan kesediaan mencantumkan “anggota PGI” di belakang nama gereja yang bersangkutan.

 

Pasal 9
Kewajiban dan Hak Gereja Anggota

  1. Gereja anggota bertanggung jawab mengenai keputusan-keputusan yang telah disepakati bersama, dan berkewajiban untuk melaksanakannya termasuk dalam melaksanakan dokumen-dokumen keesaan gereja.
  2. Gereja anggota menempatkan pelaksanaan tugas panggilannya dalam rangka pelaksanaan visi, misi, strategi dan program kerja lima tahun PGI sebagai penjabaran dari dokumen-dokumen keesaan Gereja.
  3. Gereja anggota menerima Pemahaman Bersama Iman Kristen di Indonesia dan melaksanakan Piagam Saling Mengakui dan Saling Menerima.
  4. Gereja anggota memberikan sumbangan yang sepadan dengan anugerah yang diterimanya untuk membiayai pelaksanaan keputusan bersama.
  5. Gereja anggota terbuka untuk menerima pelayanan dari alat-alat kelengkapan PGI dan dari gereja anggota PGI lainnya dalam terang kebersamaan dan perwujudan persekutuan, termasuk fungsi mediasi dalam hal-hal yang berhubungan dengan terganggunya persekutuan dan keesaan Gereja.

 

TATA RUMAH TANGGA

 

BAB  IV
KEANGGOTAAN

 

Pasal  5
Permohonan menjadi Gereja Anggota PGI

  1. Permohonan menjadi gereja anggota PGI disampaikan secara tertulis oleh gereja pemohon kepada MPH-PGI, dengan tembusan kepada gereja-gereja anggota PGI dan PGI-Wilayah di wilayah tempat gereja dan jemaat-jemaat dari gereja pemohon berada.
  2. Surat permohonan untuk menjadi gereja anggota PGI harus disertai:
    1. Salinan keputusan badan tertinggi  dari gereja  pemohon  untuk menjadi anggota PGI, merupakan dasar bagi pemohon.
    2. Statistik gereja pemohon  yang  menunjukkan jumlah anggota sidi atau baptisan dan anak-anak, jumlah jemaat atau gereja setempat, jumlah pejabat atau petugas gerejawi dan kegiatan-kegiatan kesaksian dan pelayanan gereja pemohon.
    3. Salinan naskah-naskah tentang status hukum terakhir dari gereja pemohon.
    4. Tata gereja dan peraturan-peraturan gerejawi gereja pemohon.
    5. Pernyataan tertulis yang menegaskan persetujuan gereja pemohon terhadap TATA DASAR PGI umumnya, dan khususnya terhadap Pasal 4 (Tujuan PGI) dan Pasal 9 (Kewajiban dan Hak Gereja Anggota).
  3. Dalam menentukan pendapat terhadap tiap permohonan untuk menjadi anggota PGI, MPH-PGI berkewajiban secara berturut-turut:
    1. Mengumpulkan keterangan-keterangan seperlunya mengenai hal-ihwal gereja pemohon.
    2. Menghubungi gereja-gereja anggota PGI-Wilayah di wilayah yang bersangkutan untuk meminta pendapat mereka.
    3. Meneruskan permohonan gereja pemohon kepada MPL-PGI dengan disertai keterangan-keterangan seperti yang dimaksudkan pada butir a dan b ayat ini dan pendapat MPH-PGI. 

 

Pasal  6
Penerimaan sebagai Gereja Anggota PGI

  1. MPL-PGI, berdasarkan  surat permohonan gereja pemohon dan keterangan-keterangan serta pendapat yang diterima dari MPH-PGI, mengambil keputusan mengenai permohonan tersebut.
  2. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu, MPL-PGI dapat menyerahkan keputusan tentang penerimaan sesuatu gereja pemohon sebagai gereja anggota PGI kepada Sidang Raya PGI.
  3. Gereja pemohon yang ternyata belum memenuhi syarat-syarat untuk diterima sebagai gereja anggota PGI dapat diundang untuk menghadiri Sidang Raya PGI sebagai peninjau.
  4. Peresmian gereja  pemohon  sebagai  gereja  anggota  PGI dilakukan dalam Sidang MPL-PGI atau dalam Sidang Raya PGI.

 

Untuk mengetahui selengkapnya tentang TATA DASAR dan TATA RUMAH TANGGA PGI silahkan unduh DOKUMEN KEESAAN GEREJA PGI 2009-2014 di bawah ini:

Dokumen Keesaan Gereja 2009-2014